Wabup Irwan Soroti Penyaluran Bantuan BAZNAS Bondowoso

365
Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, saat dikonfirmasi

BONDOWOSO – Tidak meratanya alokasi bantuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Bondowoso, disinyalir karena belum berdasar pada Basis Data Terpadu (BDT).

Semisal, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bondowoso yang sampai saat ini, masih menyalurkan bantuan melalui usulan calon penerima zakat, atau yang sering disebut mustahik, tanpa ada singkronisasi dengan OPD lain yang juga menyalurkan bantuan.

Sehingga, penyaluran bantuan di Bondowoso yang sejatinya untuk mengurangi angka kemiskinan, tidak produktif. Bahkan, bisa jadi seorang penerima bisa menerima 2 bantuan sekaligus, yang bersumber dari APBD dan BAZNAS.

Hal tersebut mendapat sorotan dari Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat. Pasalnya, BAZNAS Kabupaten Bondowoso tidak menggunakan BDT dalam penyaluran bantuan.

“BAZNAS mempunyai data tersendiri perihal penyaluran bantuan. Padahal, sudah ada BDT yang harus digunakan. Seharusnya one data system,” jelasnya, Kamis (11/4/2019) lalu di Hotel Ijen View.

Selama ini, Irwan menilai BAZNAS terkesan jalan sendiri. Sehingga, tidak ada koordinasi dengan OPD di Pemkab Bondowoso yang juga menyalurkan bantuan.

“Bisa jadi penerima bantuan bisa mendapatkan lebih dari 1, baik dari BAZNAS maupun dari OPD di lingkungan Pemkab,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Wakil Bupati Bondowoso ini berharap BAZNAS dan OPD di Bondowoso bisa bersinergi dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan.

“BAZNAS harus bersinergi dan berkomunikasi dengan Pemkab Bondowoso untuk penyaluran bantuan. Kedepan harus menggunakan BDT,” tukas Wabup yang juga sebagai Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TPKD) Kabupaten Bondowoso ini.

Sementara, dikonfirmasi terpisah, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH Junaedi Mukti tidak menampik apa yang dikatakan oleh Wabup Irwan. Dirinya mengakui jika selama ini tidak pernah ada sinkronisasi data penerima bantuan dengan OPD terkait.

“Penyaluran bantuan atas usulan mustahik. Sampai saat ini singkronisasi data dengan dinas masih belum. Hari Senin depan, saya agendakan rapat,” pungkasnya melalui pesan Whatsappnya, Jumat (12/4/2019).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here