Zulfikar Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Bantu Korban Banjir Bandang

69
Masdidik, mewakili Zulfikar Arse Sadikin, saat menyerahkan paket bantuan kepada warga korban banjir bandang

BONDOWOSO – Banjir bandang yang terjadi di Desa Sempol dan Kalisat Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, 29 Januari 2020 silam, mengundang banyak simpati dari semua kalangan untuk memberikan bantuan kepada korban.

Bantuan tersebut salah satunya juga datang dari Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Zulfikar Arse Sadikin. Melalui tenaga ahlinya, Masdidik SIp, Zulfikar memberikan 113 paket bantuan, yang diserahkan langsung kepada korban bencana, Rabu (5/2/2020).

Adapun paket bantuan tersebut diantaranya paket alat tulis dan tas sekolah, kasur praktis, alat-alat dapur, alat-alat mandi dan mencuci, serta paket baju atau pakaian.

Masdidik saat menyalurkan bantuan, mewakili Zulfikar Arse Sadikin

Dalam kesempatan tersebut, Masdidik mengatakan, paket bantuan yang diberikan oleh Zulfikar Arse Sadikin merupakan bentuk kepedulian seorang anggota DPR RI kepada korban bencana banjir bandang di Kecamatan Ijen.

“Saya mewakili bapak Zulfikar Arse Sadikin, memberikan bantuan kepada korban banjir bandang di Desa Sempol dan Kalisat. Ini sebagai bentuk kepedulian beliau (Zulfikar) untuk meringankan beban saudara-saudara korban banjir bandang,” ujar Masdidik, tenaga ahli Dapil DPR RI.

Sementara, bantuan yang diberikan oleh politisi partai berlambang pohon beringin ini, mendapat apresiasi dari warga Dusun Kampung Baru Desa Kalisat. Imam, yang mendapat bantuan begitu sumringah mendapat bantuan dari Zulfikar

“Kami semua (korban, red) sangat senang atas bantuan yang diberikan. Walaupun bukan orangnya langsung yang datang ke lokasi, tapi perhatian dan kepeduliannya (zulfikar, red) sudah cukup meringankan beban kami semua yang menjadi korban banjir bandang,” terangnya sembari mengucap terimakasih.

Seperti diketahui, banjir bandang yang membawa material kayu, batu dan lumpur pada Rabu (29/2/2020) kemarin, jelas berasal dari lereng Gunung Suket. Dimana hutan di gunung tersebut sudah terbakar tahun 2019 silam, dan memiliki histori banjir bandang pada tahun 2015 silam.

Akibatnya, sebanyak 135 rumah di Desa Kalisat dan 80 rumah di Desa Sempol terdampak banjir bandang tersebut. Bahkan, ratusan ternak kambing dan sapi juga terdampak. (ihwan/rzq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here